Optimalisasi Kreativitas dan Optimis Menuju HMPS Tadris IPS Maju

Himpunan Mahasiswa Jurusan Tadris IPS melaksanakan kegiatan rapat kerja dengan tema “Optimalisasi Kreativitas dan Optimis Menuju HMPS Tadris IPS Maju” kegiatan ini bertujuan untuk memotivasi dan menumbuhkan kreativitas Pengurus HMPS Tadris IPS pada periode 2022/2023 agar bisa membawa Tadris IPS menjadi Tadris IPS yang berprestasi serta mewujudkan UIN Sultan Syarif Kasim Riau yang Gemilang dan terbilang.

Kegiatan dibuka Oleh Ketua Jurusan Tadris IPS Ibunda Dra. Sakilah, M. Pd.
Penyampaian Materi oleh Narasumber Ibu Dr. Sukma Erni, M. Pd.

Sejarah Berdirinya Program Studi Tadris IPS UIN Suska Riau

Salah satu upaya UIN Sultan Syarif Kasim Riau sebagai salah satu Perguruan Tinggi Agama Islam (PTAI) untuk meningkatkan kualitas lembaganya, dapat ditandai dengan keinginan lembaga tersebut untuk berusaha memperluas cakupan pengelolaan dengan menambah program studi yang telah dimiliki dengan membuka program studi baru yang lebih sesuai atau relevan dengan tuntutan dan kebutuhan pasar atau masyarakat. Penambahan program studi juga bertujuan untuk menambah jumlah mahasiswa yang pada sisi tertentu dapat menyumbangkan kenaikan pemasukan sumber dana guna peningkatan dan kelancaran pengelolaan UIN Sultan Syarif Kasim Riau. Salah satu program studi yang di buka adalah program studi Pendidikan IPS/ Tadris IPS.

Pendirian Program studi Pendidikan IPS/Tadris IPS adalah amanat dari rencana strategis UIN Suska Riau tahun 2014-2018 yang mana salah satu indicator yang ingin dicapai adalah berdirinya program studi Pendidikan IPS/Tadris IPS. Selain itu, urgensi berdirinya program studi Pendidikan IPS/Tadris IPS yaitu 1) Sejak diberlakukannya Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) pada tahun 2006 yang mengacu pada Standar Isi, pembelajaran IPS di SMP/MTs telah mengalami banyak perubahan  dimana materi pelajaran IPS yang mencakup bidang kajian sejarah, ekonomi, geografi dan sosiologi harus diajarkan secara terpadu. Hal ini  sudah sesuai dengan Permendiknas No. 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah dimana struktur kurikulum pada jenjang pendidikan SMP/MTs untuk substansi mata pelajaran IPS merupakan “IPS Terpadu”. Oleh karena itu, hal ini berdampak pada ketersediaan tenaga pendidik (guru) yang telah ada sebelumnya pada semua sekolah/madrasah, yang hampir sebagian besar berlatar belakang jenjang akademik spesifik sejarah, ekonomi, geografi dan sosiologi, atau yang lainnya, atau dengan kata lain bukan berlatar belakang dari keahlian IPS terpadu; 2) belum ditemukannnya keberadaan Program Studi Pendidikan/Tadris IPS di Perguruan Tinggi di wilayah Riau khususnya dan di wilayah Sumatera umumnya. Hal ini tentu merupakan sebagai sebuah peluang yang harus ditindaklanjuti dalam bentuk pendirian program studi tersebut sesegera mungkin guna membantu pemerintah dalam memenuhi kebutuhan guru Pendidikan/Tadris IPS yang tidak dapat ditunda-tunda. Sebagai gambaran lebih jauh, di Indonesia,  Program Studi Pendidikan/Tadris IPS untuk jenjang S1 baru bias ditemukan  di Universitas Pendidikan Indonesia Bandung, Universitas Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, dan Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Al-Amin Indramayu. Jadi, jika Program Studi Pendidikan/Tadris IPS Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Suska Riau ini dapat didirikan, maka Program Studi ini akan menjadi  Program Studi Pendidikan/Tadris IPS pertama yang akan dibuka di wilayah Sumatera – Indonesia; 3) semenjak pemerintah telah terus berkomitmen dalam meningktakan kesejahteraan guru, dan terus dibukanya lowongan guru di seantero Indonesia yang seperti tidak berkesudahan, animo lulusan SLTA/MA pun semakin tinggi untuk bergabung dengan Program Studi yang berada dibawah naungan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan. Hal ini tentu saja menjadi sebuah peluang bagi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Suska Riau melalui Program Studi Tadris IPS yang akan didirikan, untuk menjaring mereka bergabung dan diantarkan menjadi calon pendidik Pendidikan IPS di SMP dan MTs; 4) Program Studi Tadris IPS yang akan didirikan didukung oleh Sumber Daya Manusia yang tercukupi secara kuantitas dan kualitas.

Kegiatan pendirian program studi Pendidikan /Tadris IPS dimulai dibentuknya tim kerja yang diketuai oleh Dr. Hj. Nusrasmawi, M.Pd. dan anggota tim kerja adalah Drs. Akmal, M.Pd., Dr. Dicki Hartanto, MM., Khairunnisa, M.Pd., Ismail, M.Pd., Naskah, M.Pd.E.. Pendirian Program studi juga sudah disahkan oleh senat UIN Suska Riau dengan Nomor surat 024/Un.04/SU/Rek/010/2015 yang ditandatangi oleh ketua senat Prof. Dr. H. M. Nazir pada tanggal 5 Maret 2015.

Surat Persejuan Senat Prodi Tadris IPS

Finalisasi Borang pendirian prodi baru Pendidikan IPS/Tadris IPS dilaksanakan di Batam pada tanggal 28 s/d 30 November 2015 bertempat di Nagoya Hotel yang menghadirkan narasumber dari BAN PT, Akademisi Pendidikan, dan Stakeholder yang berperan dalam memberikan masukkan dalam borang yang disusun.  Tepat tanggal 30 Desember 2015 Borang prodi baru di upload.

Bersama Ibu Narasumber dari BAN PT
Bersama Tim Borang Prodi Tadris IPS

Setelah membutuhkan waktu yang cukup panjang, pada tahun 2018 program studi Tadris IPS melakukan visitasi kelayakan. Pada saat itu yang bertugas sebagai asesor adalah asesor 1 Dr. H. Abdul Mukti Bisri dari Kemenag dan Asesor 2 adalah Prof. Asep Saefudin Jahar Dari UNJ. Pada tahun itu juga, SK pendirian program studi Tadris IPS keluar dengan Nomor SK 258 Tahun 2019 dengan tanggal ditetapkan 22 Mei 2019. Pada tahun yang sama juga program studi Tadris IPS menerima mahasiswa melalui jalur Mandiri.

Kegiatan Visitasi Program Studi Tadris IPS

Adapun Visi Program Studi Tadris IPS Fakultas Tarbiyah dan Keguruan adalah “Terwujudnya Program Studi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) yang Gemilang dan Terbilang dalam menghasilkan Pendidik berbasis integrasi keilmuan dengan Islam berlandaskan Budaya Melayu dan Memiliki Daya Saing Global’’.

Kemudian Misi dari Program Studi Tadris IPS Fakultas Tarbiyah dan Keguruan

  1. Menyelenggarakan pendidikan dan pembelajaran Tadris IPS berbasis integrasi keilmuan dengan Islam, kearifan lokal dan isu-isu global sehingga memiliki kemanpuan pemanfaatan peluang kerja dan berkompetisi global;
  2. Menyelenggarakan pembelajaran kreatif, inovatif yang bersifat holistik-integratif dengan menggunakan pendekatan multi dan interdisipliner ilmu dalam daya saing global;
  3. Menyelenggarakan penelitian Tadris IPS berbasis integrasi keilmuan dengan Islam berlandaskan budaya melayu;
  4. Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang Tadris IPS berbasis integrasi keilmuan dengan Islam berlandaskan budaya melayu;

Sedangkan Tujuan dari Program Studi Tadris IPS Fakultas Tarbiyah dan Keguruan

  1. Menghasilkan sarjana pendidikan Tadris IPS yang memiliki kompetensi integrasi keilmuan dengan Islam berlandaskan budaya melayu;
  2. Menciptakan suasana akademik yang kreatif, inovatif, dan Islami yang bersifat holistik-integratif berlandaskan budaya  melayu sebagai upaya memadukan multidisiplin ilmu pada bidang IPS dalam menguatkan revolusi industri 4.0;
  3. Menghasilkan penelitian dalam pengembangan keilmuan Tadris IPS berbasis integrasi ilmu dengan Islam berlandaskan budaya melayu;
  4. Berkontribusi kepadamasyarakat dalam menerapkan keahlian dan profesi di lingkungannya berbasis integrasi ilmu dengan Islam berlandaskan budaya melayu

Pada tahun 2022 ini, program studi Tadris IPS sudah memiliki mahasiswa berjumlah 156 mahasiswa yang terdiri dari 3 angkatan. Pada saat ini, program studi Tadris IPS diketuai oleh Dra. Hj. Sakilah, M.Pd. dan Sekretaris Prodi ibu Dr. Devi Arisanti, M.Ag.

Bersama Kajur dan Sekjur Tadris IPS

Berselancar ke Dunia Digital Melalui Pembelajaran

Dr. Sukma Erni, M.Pd Dosen UIN Sultan Syarif Kasim Riau dan Fasilitator Program PINTAR Tanoto Foundation

Opini | Digital-age literacy sederhananya menjadi tuntutan pembelajaran abad 21, dimana revolusi industri 4.0 menggeliat memacu informasi lepas batas lewat dunia maya. Tidak ada satu sisi pun dalam kehidupan sekarang yang bisa lepas dari teknologi digital, siapa, apa, dan dimanapun berada, terpaksa atau tidak. Semua orang harus melek teknologi digital jika tidak mau tertinggal dan ditinggalkan.

Situasi melek digital memperoleh percepatan dengan merebaknya pandemi Covid-19 di seluruh dunia. Guru dan siswa memasuki dunia baru yang selama ini lebih banyak dinikmati untuk hiburan. Fungsi positif gadget yang semula sebatas alat komunikasi sekarang menjadi media yang digunakan untuk belajar serta memproses pembelajaran baik kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa. Bayangkan saja bagaimana terkejutnya dunia pendidikan ketika harus membangun sikap dan psikomotorik siswa secara online yang tidak terlihat langsung. Tetapi pendidikan harus tetap berjalan, siswa harus mendapatkan hak pendidikannya dengan baik dalam kondisi dan situasi apapun.

Tantangan pendidikan online nampaknya mendongkrak guru mendesain dan mangarahkan siswauntuk lebih mengenal gadget sebagai media belajar bukan media ‘bersenang-senang saja’. Mengenal aplikasi, menggunakan, mengoptimalisasi  fungsi aplikasi jadi bagian penting  ketikagurubermaksud memadatkan waktu belajar online di rumah. Setidaknya ada beberapa poin pekerjaan belajar dalam mengoptimalkan keterampilan da nliterasi digital seperti; membuat video pembelajaran, mencari jurnal lewat search engine Google, dan mencoba menelusuri referensi dalam jurnal, mendesain goo, mengisi kuis, belajar tatap muka online dengan aplikasi teleconference (Zoom, Google Meet, Webex dll), membuat PPT yang baik, membuat link daftar hadir, link materi,dan lain sebagainya. Harus diakui bahwa beratnya pembelajaran atau perkuliahan online di awal adalah ‘kerja keras’ mempelajari media komunikasi online dan berbagai aplikasi untuk kepentingan belajar atau kuliah. Terdapat beberapa keterampilan yang terasah secara langsung dalam berselancar menggunakan aplikasi digital untuk kepentingan belajar. Secara kognitif mahasiswa  harus mendengar, mencari penguatan jurnal, membandingkan dan mendeskripsikan kembali baik hasil sintesis materi kuliah dengan bacaan yang ada. Keterampilan terasah dengan membaca, memilih diksi, dan mengatur alur pikir dalam mendeskripsikan pemikiran hasil review hingga mengunggah di blog atau media online. Keterampilan demikian secara langsung membangun pribadi hati-hati dan bertanggung jawab peserta didik dalam menuliskan idenya. (OL-09)

Tulisan ini sudah terbit di mediaindonesia.com pada tanggal 26/01/2022

Sumber: https://mediaindonesia.com/opini/467030/berselancar-ke-dunia-digital-melalui-pembelajaran

Pengurus Baru HMPS Tadris IPS Terpilih Resmi Dilantik

Pada Senin (24/01) di gedung PKM UIN Suska Riau, telah resmi dilantik Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan masa bakti tahun 2022 sampai 2023 dengan SK Dekan No Un.04/F.II/295/12/2020.

Ketua HMPS Seluruh Program Studi di FTK

DEMA FTK UIN Suska Riau adalah organisasi kemahasiswaan tingkat Fakultas Tarbiyah dan Keguruan. Kegiatan pelantikan kepengurusan ini dihadiri oleh civitas akademik seperti dosen dan petinggi kampus tingkat Fakultas Tarbiyah dan Keguruan. Tak luput pula, dihadiri juga oleh delegasi mahasiswa himpunan di setiap jurusan. Salah satunya yaitu jurusan Tadris IPS, dengan ketua dan sekretaris terpilih yaitu Hengki Yulhafiz sebagai Ketua HMPS Tadris IPS, Deby Rianisa Fitri sebagai sekretaris HMPS Tadris IPS dan Dessy Fitria sebagai bendahara HMPS Tadris IPS .

Ketua Prodi Tadris IPS dan Ketua HMPS Tadris IPS

Semoga dengan dilaksanakan pelantikan kepengurusan organisasi mahasiswa ini menjadi langkah awal yang baik untuk menjadikan organisasi mahasiswa di FTK lebih baik lagi. Dan berharap dapat menjadi jembatan bagi mahasiswa FTK untuk terus berkarya dan berinovasi kedepannya.

إِنَّا لِلَّٰهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ‎

* Innalillahi wainna ilaihi roji’un.*
Telah berpulang ke rahmatullah, Guru Kita, Orang Tua Kita Dr. Hj. Nurasmawi, M. Pd. pada hari Selasa 23/11/2021 pukul 19.30 WIB di Ruma Sakit Ibnu Sina Pekanbaru.

Beliau merupakan dosen senior di Fakultas Tarbiyah dan keguruan UIN Sultan Syarif Kasim Riau dan beliau juga merupakan inisiator berdirinya Program Studi Tadris IPS dan Pendidikan Geografi

Selamat jalan ummi, kebaikan ummi selalu kami kenang. InsyaAllah Ummi husnul Khatimah…. Amin

Prodi Tadris IPS Melakukan Audit Mutu Internal (AMI) Dalam Peningkatan Mutu Prodi

Audit Mutu Internal (AMI) adalah proses bagi Perguruan Tinggi untuk melakukan perbaikan secara terus menerus. Sesuai dengan SPMI dimana tahapannya menggunakan siklus PPEPP (perencanaan-Pelaksanaan-Evaluasi-Pengendalian-Peningkatan), maka sejogyanya kegiatan yang diawali dengan perencanaan dan pelaksanaan standar, kemudian dilakukan AMI sebagai proses evaluasi kesesuaian antara proses/pelaksanaan dengan standar yang telah ditetapkan.

AMI dilakukan secara berkala yang telah dijadwalkan oleh Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Slutan Syarif Kasim Riau. AMI dilakukan oleh beberapa auditor yang telah dilatih untuk melakukan audit dan memahami standar perguruan tinggi dengan baik. auditor sebaiknya dari perwakilan tiap prodi dan audit dilakukan secara silang. auditor diberi insentif sesuai kebijakan perguruan tinggi, karena tugas dan tanggungjawab yang cukup besar.

Kajur Dra. Hj. Sakilah, M. Pd. bersama Sekjur Dr. Devi Arisanti, M. Ag.

Pada Prodi Tadris IPS Fakultas Tarbiyah Dan Keguruan UIN Sultan Syarif Kasim Riau, proses Audit Mutu Internal (AMI) dilakukan pada tanggal 11 November 2021 yang auditornya bernama Nofirza, ST., M. Sc. yang mrupakan dosen dari Fakultas Sains Dan Teknologi.

Dengan adanya AMI ini, diharapkan budaya mutu bisa tercipta dan segala proses kegiatan tri dharma perguruan tinggi bisa di monitoring dan di evaluasi untuk perbaikan lebih lanjut.

Proses wawancara dan validasi Dokumen

Kunjungan Kampus dalam Rangka Pengenalan Budaya Kampus serta Motivasi untuk melanjutkan Studi

Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Syarif Kasim menerima kunjungan siswa-siswi SMA Negeri 1 Dumai Kamis, 4 November 2021. Dr. Amirah Diniaty, M.Pd.Kons, Selaku Wakil Dekan III FTK UIN Suska Riau menyambut hangat Para Calon Mahasiswa ini serta memberikan motivasi untuk melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi.

Siswa SMA Negeri 1 Dumai disambut oleh Wakil Dekan III FTK UIN Suska Riau

Setelah acara penyambutan, para siswa kemudian melanjutkan Kunjungan ke Program studi yang ada dilingkungan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan. Program Studi Tadris IPS juga menjadi salah satu Program studi yang dikunjungi oleh para calon mahasiswa. Ketua Program Studi Tadris IPS Ibu Sakilah, M.Pd., dengan ramah menerima kunjungan kampus serta memperkenalkan Program Studi Tadris IPS agar menjadi pilihan calon mahasiswa.

Penyambutan mahasiswa di Program Studi Tadris IPS FTK UIN Suska Riau.


Festival Semarak Tarbiyah (FESTA) 2021 “Jurusan Tadris IPS Sapu Bersih Piala”

Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan mengadakan FESTA (Festival Semarak Tarbiyah) pada tanggal 23-24 Oktober 2021 di gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) UIN Sultan Syarif Kasim Riau. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keakraban dan mempererat solidaritas antara sesama mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan dan sesama mahasiswa tingkat atas yang terlibat. Kegiatan yang berlansung selama 2 hari ini di ikuti oleh 14 jurusan yang ada di Fakultas Tarbiyah dan keguruan, salah satunya yaitu Tadris IPS.
Meski masih bergelut dengan pandemi Covid-19, sama sekali tidak menyurutkan semangat mahasiswa baru tahun akademik 2021-2022 Fakultas Tarbiyah dan Keguruan untuk tetap mengikuti kegiatan ini dan tetap mematuhi protokol kesehatan. Kegiatan ini dibagi menjadi 2 gelombang dengan tujuan untuk meminimalisir jumlah peserta dan tamu yang hadir kata ihsan alwada selaku ketua pelaksana pada acara tersebut.

Acara ini diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan doa. Kemudian, laporan pelaksana dari Ketua Panitia, kata sambutan dari Ketua Dema, dan dilanjutkan dengan kata sambutan dari Wakil Dekan III Fakultas Tarbiyah dan Keguruan sekaligus membuka acara Festa secara resmi.

Dalam pelaksanaannya, acara ini juga menghadirkan beberapa pemateri dari dosen Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Suska Riau. Adapun beberapa materi yang dibahas diantaranya, administrasi dan pendidikan, organisasi dan kemahasiswaan, relasi agama dan pendidikan.
Hal ini bertujuan agar mahasiswa baru pasca pelaksanaan acara ini sadar akan pentingnya belajar , memahami administrasi, menemukan relasi agama yang tepat, serta paham kenapa harus masuk dalam sebuah organisasi.

Jurusan Tadris IPS meraih gelar utama pentas seni dan ada beberapa penghargaan lain yang diperoleh, seperti jurusan terdisiplin dan kategori yel-yel terkreatif.

Pada kegiatan ini juga , Jurusan Tadris IPS merupakan prodi yang memperoleh d piala atau penghargaan terbanyak dan membawa nama jurusan Tadris IPS sebagai Jurusan baru yang kreatif,bersemangat dan berprestasi.

Penandatanganan MoA Antara Prodi Tadris IPS UIN Suska Riau Dengan Prodi Tadris IPS UIN Imam Bonjol Padang

Penandatanganan perjanjian kerjasama Memorandum of Agreement (MoA) antara Prodi Tadris IPS Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Syarif Kasim Riau dengan Prodi Tadris IPS Konsentrasi Sejarah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Imam Bonjol Padang dalam Peningkatan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat telah dilaksanakan di ruang Aula Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Imam Bonjol Padang, Jumat (15/10) kemarin.

Perwakilan Prodi Tadris IPS Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Syarif Kasim yang hadir  ketua program studi Tadris IPS Dra. Hj. Sakilah, M.Pd. sekretaris prodi Dr. Devi Arisanti, M.Ag. sedangkan dari pihak Prodi Tadris IPS Konsentrasi Sejarah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Imam Bonjol Padang yang hadir Syahril, S.Ag., M.Pd. Kedua pihak sepakat untuk melakukan kerjasama selama 4 tahun kedepan.

Tujuan yang hendak di capai melalui kerjasama ini adalah meningkatkan dan membantu program-program kedua belah pihak terkait bidang pendidikan, penelitian dan pelaksanaan pengabdian masyarakat (PkM). Pada bidang pendidikan, kedua belah pihak sepakat melaksanakan kegiatan pertukaran narasumber dalam kegiatan Visiting Doktor untuk meningkatkan rekognisi dosen; melaksanakan persiapan kegiatan kampus merdeka belajar, dan melaksanakan kolaborasi dalam kegiatan seminar/workshop, dan pertukaran dosen dalam perkuliahan.

Pada bidang penelitian, tujuan kerjasama yang hendak dicapai kedua belah pihak adalah menyelenggarakan workshop dan bentuk pelatihan lainnya terkait penelitian. Melaksanakan penelitian bersama serta melaksanakan kegiatan kolaborasi penelitian hibah antar lembaga.

Pada bidang Pengabdian kepada masyarakat (PkM) kedua belah pihak sepakat untuk melaksanakan penyususnan program terpadu pegabdian kpada masyarakat. Melaksanakan kegiatan pengabdian yang telah disusun dan sepakati bersama gunanya nanti untuk peningkatan peringkat akreditasi pada masing-masing lembaga.